HUBUNGAN POLA MAKAN, AKTIVITAS FISIK, POLA TIDUR DENGAN KEJADIAN HIPERTENSI PADA USIA PRA-LANSIA DI PUSKESMAS KAPASA KOTA MAKASSAR

HUBUNGAN POLA MAKAN, AKTIVITAS FISIK, POLA TIDUR DENGAN KEJADIAN HIPERTENSI PADA USIA PRA-LANSIA DI PUSKESMAS KAPASA KOTA MAKASSAR

Authors

  • Ramdiana Ramdiana Universitas Tamalatea Makassar
  • Akmal Novrian Syahruddin Universitas Tamalatea Makassar
  • Mufirah Mufirah Universitas Tamalatea Makassar

DOI:

https://doi.org/10.37081/rum-kes.v1i4.54

Keywords:

Hipertensi, Pola Makan, Aktivitas Fisik, Pola Tidur, Pra-lansia

Abstract

Hipertensi masih menjadi salah satu masalah kesehatan masyarakat yang signifikan terutama pada usia pra-lansia yang rentang terhadap perubahan fisiologis.Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan pola makan,aktivitas fisik,dan pola tidur pada kejadian hipertensi pada usia pra-lansi di Puskesmas Kapasa Kota Makassar. Metode penelitian yang digunakan yaitu kuantitatif dengan pendekatan observasional analitik dan desain cross sectional. Penelitian dilakukan di puskesmas Kapasa kota Makassar dengan jumlah sampel sebanyak 52 responden pada usia 45-59 tahun yang dipilih menggunakan purposive sampling. Data Hipertensi di peroleh dari rekan medis yang tersedia di puskesmas, dalam  variabel pola makan menggunakan kuesioner Food Frequency Questionnaire (FFQ), variabel aktivitas fisik menggunakan kuesioner International Physical Activity Questionnaire (IPAQ), dan variabel pola tidur menggunakan kuesioner Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI), Data di analisis menggunakan uji chi-square dengan  p-value p= 0,05. Hasil penelitian menunjukan ada hubungan pola makan dengan kejadian hipertensi (p=0.001).Terdapat hubungan aktivitas fisik dengan kejadian hipertensi dengan (p=0,037).Terdapat hubungan pola tidur dengan kejadian hipertensi dengan (p=0.023). Kesimpulan penelitian ini, menunjukan pola makan,aktivitas fisik,dan pola tidur terdapat hubungan yang signifikan. Responden dengan pola makan tidak sehat,aktivitas fisik rendah,dan kualitas tidur buruk cenderung memiliki tekanan darah tinggi.Sedangkan kata kunci merupakan kata yang paling menentukan dalam karya tulis ilmiah dan mengandung pengertian suatu konsep, cukup informasi untuk indeks, dan membantu dalam penelusuran. Kata kunci dapat berupa kata tunggal dan majemuk, terdiri 3 sampai 5 kata.

References

Mantuges, S. H. M., Widiany, F. L., & Astuti, A. T. (2021). Pola konsumsi makanan tinggi natrium, status gizi, dan tekanan darah pada pasien hipertensi di Puskesmas Mantok, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah. Ilmu Gizi Indonesia, 4(2), 97–106. https://ilgi.respati.ac.id/index.php/ilgi2017/article/view/161

Oktaviani, G. A., Purwono, J., & Ludiana. (2022). Penerapan senam hipertensi terhadap tekanan darah pasien dengan hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Purwosari Kec. Metro Utara. Jurnal Cendikia Muda, 2(2), 186–194. https://jurnal.akperdharmawacana.ac.id/index.php/JWC/article/view/335

Purba, T. H., Mariyana, & Demitri, A. (2023). Associated food pattern and nutritional status with the incidence of hypertension in the elderly at Sultan Daulat Health Center Subulussalam. Journal of Pharmaceutical and Sciences, 6(1), 334–343. https://journal-jps.com/new/index.php/jps/article/view/75

Sutjiato, M. (2022). Hubungan pola makan dengan kejadian hipertensi pada lansia di Kelurahan Bahu Lingkungan VI Kecamatan Malalayang Kota Manado. Jurnal Kedokteran Komunitas dan Tropik, 10(1), 16–21. https://ejournal.unsrat.ac.id/v2/index.php/JKKT/article/view/43239

Perhimpunan Dokter Hipertensi Indonesia (InaSH). (2023). Panduan Promotif dan Preventif Hipertensi 2023. https://admin.inash.or.id/cdn/File/Konsensus%20InaSH%202023_A5.pdf

World Health Organization. (2023). Hypertension (Fact sheet). https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/hypertension

Martini, S., Roshifanni, S., & Marzela, F. (2018). Pola tidur yang buruk berhubungan dengan peningkatan kejadian hipertensi pada pasien usia dewasa di Puskesmas Kota Makassar. Media Kesehatan Masyarakat Indonesia (MKMI), 14(3), 297–305. https://doi.org/10.30597/mkmi.v14i3.4181

Nauli, H. A., Nasution, A., Nainggolan, A., & Lubis, D. P. (2024). Determinan hipertensi pada penduduk Indonesia hasil Riskesdas 2018: Analisis data sekunder. Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan, 34(1), 91–101. https://doi.org/10.34011/jmp2k.v34i1.1959

Susanti, S., Saputri, L. P. F., Hasibuan, A., & Nurhaliza, D. (2022). Hubungan pola konsumsi dan aktivitas fisik dengan kejadian hipertensi di Wilayah Puskesmas Olak Kemang Jambi. Jurnal Kesmas Jambi (JKMJ), 6(2), 579–587. https://doi.org/10.22437/jkmj.v6i2.20540

Tiara, U. I. (2020). Efektivitas senam hipertensi terhadap penurunan tekanan darah pada lansia dengan hipertensi primer. Journal of Health Science and Physiotherapy, 2(2), 086–093. https://doi.org/10.35893/jhsp.v2i2.51

Tumanggor, S. D., Aktalina, L., & Yusria, A. (2022). Hubungan asupan natrium dan kalium dengan hipertensi pada pasien hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Sering Kecamatan Medan Tembung. Jurnal Kedokteran STM, 5(2), 134–143. https://doi.org/10.30743/stm.v5i2.343

Wirakhmi, I. N. (2023). Hubungan aktivitas fisik dengan kejadian hipertensi pada usia dewasa. Jurnal Kesehatan Masyarakat (JUKMAS), 7(1), 21–28. https://doi.org/10.52643/jukmas.v7i1.2385

Published

2025-12-30

How to Cite

Ramdiana, R., Syahruddin, A. N., & Mufirah, M. (2025). HUBUNGAN POLA MAKAN, AKTIVITAS FISIK, POLA TIDUR DENGAN KEJADIAN HIPERTENSI PADA USIA PRA-LANSIA DI PUSKESMAS KAPASA KOTA MAKASSAR. Jurnal Spektrum Kesehatan, 1(4), 17–21. https://doi.org/10.37081/rum-kes.v1i4.54

Similar Articles

You may also start an advanced similarity search for this article.

Loading...