ETIKA DAKWAH MENURUT ALQUR’AN DAN HADIST

ETIKA DAKWAH MENURUT ALQUR’AN DAN HADIST

Penulis

  • Sukaenah Sukaenah Uin Sunan Ampel Surabaya
  • Abdul Haris Tambunan Pondok Pesantren Al Anshor

Kata Kunci:

Etika Dakwah, Al-Qur’an, Hadits

Abstrak

Konsep dakwah relevan dengan etika berbicara dan juga dengan masalah bagaimana berkomunikasi secara efektif. Sejak memasuki era reformasi, masyarakat Indonesia mengalami suasana yang menggembirakan dimana setiap orang dapat berkomunikasi dengan siapa saja tentang apa saja dengan cara apa saja. Berbicara sebagai satu manusia akan ditekankan dalam Al-Qur'an, khususnya ketika membahas atau mentransmisikan hukum Islam. Meskipun Nabi disinyalir diberi perintah, namun pesan dalam ayat tersebut dapat diterima secara umum bagi setiap muslim yang berwacana atau berdakwah. Ayat tersebut memberikan kesimpulan tentang sikap yang diperlukan untuk melaksanakan keputusan atau mengkomunikasikan hukum Islam, dakwah, yang pada awalnya sulit diterima oleh orang-orang ketika dilakukan dengan buruk.

Diterbitkan

2025-12-13

Cara Mengutip

Sukaenah, S., & Haris Tambunan, A. (2025). ETIKA DAKWAH MENURUT ALQUR’AN DAN HADIST. KIBLAT; Jurnal Pendidikan Islam Dan Studi Sosial, 1(1), 8–11. Diambil dari https://jurnal.mediailmiahpersada.com/index.php/kiblat/article/view/62
Loading...