PENGARUH EDUKASI MELALUI MEDIA ANIMASI TERHADAP PERILAKU PERSONAL HYGIENE PADA REMAJA
DOI:
https://doi.org/10.37081/rum-kes.v1i4.30Keywords:
Edukasi, Media Animasi, Perilaku Personal Hygiene, RemajaAbstract
Pendahuluan: Personal hygiene merupakan aspek penting dalam mencegah penyakit menular seperti skabies, yang prevalensinya tinggi pada remaja di lingkungan padat seperti panti asuhan. Studi pendahuluan di Panti Asuhan Rumah Peduli Anak Anugerah Boyolali menunjukkan lebih dari 50% anak mengalami masalah kebersihan diri, namun belum ada edukasi kesehatan dari tenaga medis. Media animasi sebagai alat edukatif interaktif diharapkan dapat meningkatkan pemahaman dan praktik personal hygiene. Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh edukasi melalui media animasi terhadap perilaku personal hygiene pada remaja di Panti Asuhan Rumah Peduli Anak Anugerah Boyolali. Metode: Jenis penelitian kuantitatif dengan desain pre-eksperimental one group pretest-posttest. Sampel sebanyak 34 remaja (10–18 tahun) diambil dengan teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner sebelum dan sesudah intervensi edukasi menggunakan video animasi. Analisis menggunakan uji Wilcoxon karena data tidak berdistribusi normal. Hasil: Sebelum edukasi, sebanyak 73,5% responden memiliki personal hygiene buruk. Setelah edukasi, 88,2% menunjukkan personal hygiene baik. Uji Wilcoxon menunjukkan nilai p = 0,000 (<0,05), yang berarti terdapat pengaruh signifikan edukasi melalui media animasi terhadap perubahan perilaku personal hygiene remaja. Simpulan: Edukasi menggunakan media animasi berpengaruh signifikan dalam meningkatkan perilaku personal hygiene pada remaja panti asuhan. Media ini efektif sebagai alat penyuluhan kesehatan yang menarik dan mudah dipahami oleh remaja.
References
Afienna, H. (2021) ‘Hubungan Personal Hygiene dan Sanitasi Lingkungan Dengan Kejadian Penyakit Skabies di Pondok Pesantren Marifatul Ulum Beringin Kabupaten Ngawi.’
Fabriza (2018) ‘Pengaruh Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), Pendapatan dan Sanitasi Terhadap Kejadian Diare di Kelurahan Meranti Pandak, Rumbai Pesisir Pekanbaru’, Jurnal Ilmu Lingkungan, I(2).
Hanifah, R., Oktavia, N.S. and Nelwatri, H. (2021) ‘Perbedaan Efektifitas Pendidikan Kesehatan Melalui Media Video Animasi Dan Power Point Terhadap Pengetahuan Remaja Putri Dalam Menghadapi Menarche’, Jurnal Kesehatan Mercusuar, 4(2), pp. 74–81. Available at: https://doi.org/10.36984/jkm.v4i2.232.
Jatmika & Maulana (2019) Pengembangan Media Promosi Kesehatan. Surakarta. Surakarta: Universitas Kusuma Husada Surakarta.
Luthfa (2019). Perilaku Hidup Menentukan Kejadian Skabies. Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal [Preprint].
Notoatmodjo (2018a). Metodelogi Penelitian Kesehatan Edisi Revisi. Jakarta: Rineka Cipta.
Notoatmodjo (2018b). Promosi Kesehatan dan Perilaku Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.
Notoatmodjo. (2020). Ilmu Perilaku Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.
Prabowo, M., Mutiara, H. and Sukohar, A. (2018). Hubungan Kebersihan Diri dan Pengetahuan Dengan Kejadian Penyakit Skabies Di Salah Satu Panti Asuhan Di Kecamatan Kemiling Kota Bandar Lampung. Majority, 7(3), pp. 132–136.
Siregar, G.T. et al. (2015). Pengaruh penyuluhan pencegahan penyakit scabies terhadap pengetahuan santri di Ponpes Al-Anshor desa menunggal kecamatan padang sidempuan tenggara kota padang sidempuan tahun 2014’, 4(1), pp. 60–66.
Tarwoto & Wartonah (2018). Kebutuhan Dasar Manusia dan Proses Keperawatan. Jakarta: Salemba Medika.
Zakiudin, A. (2016). Perilaku Kebersihan Diri (Personal Hygiene) Santri di Pondok Pesantren Wilayah Kabupaten Brebes. Promosi Kesehatan, 11(2), pp. 64–83
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Jurnal Spektrum Kesehatan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
https://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0